Renovasi hampir selalu lebih mahal dan lebih lama dari rencana awal. Karena itu, cara Anda membiayainya sama pentingnya dengan desain yang dipilih. Artikel ini membahas pilihan sumber dana renovasi, cara menyusun anggaran yang jujur, dan cara membayar kontraktor supaya uang Anda tidak habis sebelum pekerjaannya selesai.
Tentukan Dulu Jenis Renovasinya
Sebelum memilih sumber dana, pisahkan dulu apa yang sebenarnya ingin dikerjakan. Mengecat ulang, mengganti keramik, atau memperbaiki plafon termasuk renovasi ringan yang biasanya cukup dibiayai dari tabungan. Menambah kamar, membangun lantai dua, atau meninggikan lantai rumah termasuk renovasi berat yang butuh dana besar dan perencanaan teknis.
Di Banjarmasin dan sekitarnya, meninggikan lantai cukup sering dilakukan. Jalan di depan rumah ditinggikan dari tahun ke tahun, sehingga rumah yang dulu sejajar jalan kini lebih rendah dan mudah kemasukan air saat hujan deras atau pasang. Pekerjaan seperti ini menyentuh struktur, jadi anggarannya perlu dihitung serius, bukan sekadar perkiraan tukang.
Renovasi yang mengubah struktur atau menambah luas bangunan juga bisa memerlukan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Tanyakan ke dinas setempat sebelum mulai. Penjelasannya ada di artikel mengenal PBG pengganti IMB.
Pilihan Sumber Dana
Tabungan atau uang tunai
Paling sederhana dan tanpa bunga. Anda bebas mengatur jadwal pekerjaan dan tidak perlu menunggu persetujuan bank. Kelemahannya, dana darurat bisa ikut terkuras jika anggaran membengkak. Sisakan dana darurat terpisah sebelum memakai tabungan untuk renovasi.
Top up KPR
Jika rumah Anda masih dicicil lewat Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sebagian bank menawarkan tambahan pinjaman di atas sisa pokok yang ada. Karena agunannya sudah terikat di bank tersebut, prosesnya bisa lebih ringkas. Biasanya bank melihat riwayat cicilan Anda selama ini dan menilai ulang rumah. Ingat, top up menambah sisa utang dan bisa memperpanjang masa cicilan.
Pinjaman multiguna dengan agunan sertifikat
Untuk rumah yang sudah lunas, pinjaman multiguna dengan sertifikat sebagai agunan sering dipakai. Plafonnya bisa cukup besar karena dijamin rumah itu sendiri. Risikonya, rumah Anda yang menjadi taruhan jika cicilan macet. Cara kerja dan hal yang perlu dibaca di kontraknya dibahas di artikel pinjaman multiguna jaminan sertifikat.
Kredit renovasi khusus
Beberapa bank punya produk khusus renovasi yang mencairkan dana bertahap sesuai kemajuan pekerjaan. Cara ini sebenarnya membantu disiplin anggaran, karena dana tidak bisa terpakai untuk hal lain. Tanyakan ke bank Anda apakah produk seperti ini tersedia dan dokumen apa yang diminta, misalnya gambar kerja dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Pinjaman tanpa agunan dan kartu kredit
Kredit tanpa agunan atau cicilan kartu kredit memang cepat cair, tetapi bunganya umumnya jauh lebih tinggi. Pakai hanya untuk kekurangan kecil dan jangka pendek, bukan untuk membiayai renovasi besar.
Menyusun Anggaran yang Jujur
Anggaran yang baik dimulai dari RAB tertulis, bukan angka per meter persegi dari obrolan. Minta kontraktor merinci pekerjaan per item: bongkaran, struktur, dinding, atap, instalasi listrik dan air, finishing, serta upah. Dengan rincian ini Anda bisa membandingkan penawaran dari dua atau tiga kontraktor secara adil.
Beberapa hal yang sering terlewat:
- Biaya bongkar dan buang puing. Sering tidak masuk penawaran awal.
- Kerusakan tersembunyi. Kayu lapuk, rayap, atau pipa bocor baru terlihat setelah dibongkar.
- Tempat tinggal sementara. Jika renovasi besar, Anda mungkin perlu mengontrak rumah lain beberapa bulan.
- Perabot dan perlengkapan baru. Lemari, lampu, dan tirai sering tidak dihitung.
- Dana cadangan. Banyak orang menyisihkan sekitar sepuluh persen dari anggaran untuk hal tak terduga.
Jika ingin mengira-ngira biaya per bagian, artikel menghitung biaya bangun rumah bisa menjadi titik awal. Untuk renovasi kecil dengan dana terbatas, lihat juga ide renovasi hemat.
Cara Membayar Kontraktor Bertahap
Masalah renovasi yang paling sering terdengar adalah kontraktor menghilang setelah menerima uang besar. Cara paling efektif mencegahnya adalah membayar sesuai kemajuan pekerjaan.
Pola yang umum dipakai:
- Uang muka kecil untuk membeli material awal dan memobilisasi tukang.
- Termin berdasarkan tahapan yang bisa dilihat, misalnya setelah struktur selesai, setelah atap terpasang, dan setelah instalasi rampung.
- Pelunasan setelah serah terima, dengan daftar kekurangan yang sudah diperbaiki.
- Retensi berupa sebagian kecil nilai kontrak yang ditahan sampai masa pemeliharaan berakhir, untuk menjamin perbaikan jika muncul retak atau bocor.
Tuliskan semua ini di kontrak bersama gambar, spesifikasi material, jadwal, dan denda keterlambatan. Jika Anda memakai kredit yang cair bertahap, samakan jadwal termin kontraktor dengan jadwal pencairan bank supaya tidak ada tahap yang tertahan karena dana belum turun. Tips memilih pelaksana ada di artikel memilih kontraktor rumah.
Untuk material yang Anda beli sendiri, simpan nota dan foto barang saat datang. Ini memudahkan pengecekan jika ada selisih jumlah atau kualitas.
Usahakan juga datang ke lokasi secara rutin, minimal sekali seminggu, dan foto kemajuan pekerjaan dari sudut yang sama. Catatan foto ini berguna saat menagih termin, saat ada perbedaan pendapat dengan kontraktor, dan saat bank meminta bukti kemajuan sebelum mencairkan tahap berikutnya.
Hitung Ulang Kemampuan Cicilan
Sebelum mengambil pinjaman, jumlahkan cicilan baru dengan semua cicilan yang sudah berjalan. Bank akan melakukan hitungan yang sama, dan Anda sendiri perlu memastikan masih ada ruang untuk kebutuhan sehari-hari. Renovasi yang membuat rumah lebih nyaman tidak ada artinya jika cicilannya membuat Anda tertekan setiap bulan.
Pertimbangkan juga apakah renovasi menambah nilai rumah. Meninggikan lantai di daerah yang sering tergenang atau memperbaiki atap yang bocor biasanya sepadan. Membangun fasilitas mewah di rumah yang lingkungannya sederhana sering tidak kembali nilainya saat dijual.
Penutup
Pilih sumber dana yang sesuai besar kecilnya renovasi, susun RAB tertulis dengan dana cadangan, dan bayar kontraktor sesuai kemajuan yang bisa Anda lihat. Dengan tiga hal ini, risiko renovasi mangkrak bisa jauh berkurang. Jika Anda sedang menimbang antara merenovasi rumah sekarang atau pindah ke rumah lain di Kalimantan Selatan, tim Vorneo Property siap menjadi teman diskusi.