Pindah rumah sering terasa selesai begitu kunci sudah di tangan. Padahal masih ada daftar panjang: meteran yang harus dicatat, rekening listrik dan air yang harus dialihkan, dokumen yang harus disimpan, dan alamat yang harus diperbarui.

Daftar ini untuk Anda yang baru membeli atau menyewa rumah dan akan pindah dalam waktu dekat. Urutannya mengikuti waktu: sebelum pindah, hari pindahan, dan minggu pertama di rumah baru.

Serah terima dan catat meteran

Sebelum barang masuk, lakukan pemeriksaan serah terima bersama penjual, pengembang, atau pemilik rumah sewa. Bawa daftar dan kamera.

  • Coba semua pintu, jendela, dan kunci. Hitung jumlah kunci yang diserahkan.
  • Nyalakan semua keran dan lampu, siram kloset, dan lihat apakah saluran pembuangan lancar.
  • Periksa plafon dan dinding untuk noda bocor dan retak.
  • Catat barang yang ikut dijual atau disewakan, seperti lampu, tirai, dan pompa air.
  • Foto meteran listrik dan air pada hari serah terima, dengan angka yang terbaca jelas.

Tulis semua kekurangan dan minta tanda tangan pihak lain. Untuk rumah baru dari pengembang, catatan ini menjadi dasar perbaikan selama masa pemeliharaan, kalau ada.

Kalau Anda menyewa, foto kondisi setiap ruangan saat serah terima. Foto ini berguna ketika uang jaminan dikembalikan di akhir masa sewa.

Listrik, air, dan internet atas nama Anda

Rekening listrik dan air yang masih atas nama pemilik lama bisa merepotkan saat ada tunggakan, gangguan, atau perubahan daya.

  • Listrik. Untuk meteran pascabayar, pastikan tidak ada tunggakan. Untuk meteran prabayar, cek sisa token. Perubahan nama pelanggan bisa diurus lewat aplikasi PLN Mobile atau kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN).
  • Tambah daya. Kalau Anda akan memasang AC atau alat bertenaga besar, urus tambah daya sebelum pindah. Daya rumah tangga di PLN antara lain 900, 1.300, 2.200, dan 3.500 VA.
  • Air. Cek tunggakan, lalu urus perubahan nama pelanggan di kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat.
  • Internet. Pemasangan baru bisa butuh waktu, jadi ajukan jauh sebelum hari pindah.

Kalau rumah sudah lama kosong, nyalakan alat-alat listrik satu per satu dan perhatikan apakah pemutus arus (MCB) sering turun. Itu bisa menandakan daya yang kurang atau instalasi yang bermasalah.

Cara memeriksa instalasi listrik rumah bekas, dari panel sampai kabel, ada di panduan mengecek listrik rumah bekas.

Kunci, tandon, hama, dan bahaya kebakaran

Beberapa pekerjaan jauh lebih mudah dilakukan selagi rumah masih kosong.

  • Ganti kunci pintu utama. Anda tidak tahu siapa saja yang masih memegang salinan kunci lama, termasuk tukang dan penghuni sebelumnya. Langkah keamanan lainnya ada di panduan keamanan rumah.
  • Kuras dan bersihkan tandon air, lalu alirkan air beberapa saat di setiap keran.
  • Basmi hama seperti rayap, tikus, dan kecoak sebelum perabot masuk.
  • Tanyakan kapan tangki septik terakhir disedot, terutama kalau rumah sudah lama ditempati.
  • Periksa bahaya kebakaran: panel listrik, stopkontak yang longgar, serta selang dan regulator tabung gas.
  • Siapkan alat pemadam api ringan (APAR) di dapur.
  • Bersihkan rumah, lalu ukur lebar pintu dan tangga untuk perabot besar.

Simpan dokumen rumah dengan aman

Dokumen rumah sulit dan lama diurus ulang kalau hilang atau rusak. Kumpulkan di satu map:

  • Sertifikat tanah, kecuali sedang dipegang bank karena Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
  • Akta Jual Beli (AJB), atau perjanjian sewa kalau Anda menyewa.
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terbaru beserta bukti bayarnya.
  • Kuitansi, Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB), dan dokumen KPR, kalau ada.
  • Dokumen bangunan, seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau Izin Mendirikan Bangunan (IMB), gambar rumah, dan kartu garansi.

Simpan aslinya di tempat yang aman dari api dan air, dan letakkan setinggi mungkin dari lantai kalau rumah Anda di daerah yang pernah tergenang. Simpan juga hasil pindaian semuanya di tempat lain. Jangan menyerahkan sertifikat asli kepada siapa pun tanpa tanda terima, termasuk kepada orang yang menawarkan bantuan mengurus balik nama.

Pastikan proses balik nama sertifikat berjalan setelah AJB ditandatangani. Langkahnya dijelaskan di panduan proses balik nama. Setelah balik nama selesai, tanyakan ke kantor pajak daerah yang mengurus PBB di kota Anda cara memperbarui nama wajib pajak di SPPT.

Urusan alamat: RT, Disdukcapil, dan data lain

  • Lapor ke ketua RT dan RW. Bawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Ini juga kesempatan untuk berkenalan dan bertanya soal iuran, jadwal sampah, dan keamanan lingkungan.
  • Perbarui KK dan KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Kalau Anda pindah antar kabupaten atau kota, urus dulu surat keterangan pindah dari Disdukcapil asal, lalu daftarkan kedatangan di Disdukcapil tujuan. Persyaratan dan layanannya bisa berbeda antar daerah, jadi tanyakan dulu.
  • Perbarui alamat di data lain: bank, kantor, sekolah anak, asuransi, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), dan alamat pengiriman belanja daring.

Data alamat yang benar memudahkan banyak urusan berikutnya, dari surat pengantar RT sampai pendaftaran sekolah anak.

Hari pindahan

  • Pastikan listrik dan air di rumah baru sudah menyala sebelum barang pertama datang.
  • Siapkan satu tas berisi barang penting: dokumen, obat, pengisi daya, perlengkapan mandi, pakaian ganti, dan perkakas kecil.
  • Beri label setiap kardus dengan nama ruangan tujuannya.
  • Bawa sendiri dokumen dan barang berharga, jangan dimasukkan ke truk.
  • Cek akses truk. Kalau rumah ada di gang sempit, tanyakan di mana truk bisa berhenti, dan beri tahu tetangga kalau jalan akan terhalang sebentar.
  • Siapkan terpal kalau langit mendung, supaya kasur dan perabot tidak basah.
  • Lindungi lantai dan kusen dengan kardus bekas saat barang besar diangkut.

Minggu pertama di rumah baru

  • Perhatikan rumah saat hujan deras pertama. Lihat plafon, kusen jendela, dan halaman. Bocor yang tidak terlihat saat serah terima bisa baru muncul di sini.
  • Cari tahu letak keran induk dan panel listrik, dan pastikan semua penghuni tahu cara mematikannya.
  • Cek tekanan air dan kerja pompa di jam pemakaian ramai.
  • Perhatikan bau dari saluran kamar mandi dan dapur. Bau yang menetap bisa berarti leher angsa atau saluran pembuangannya bermasalah.
  • Berkenalan dengan tetangga dan minta dimasukkan ke grup WhatsApp RT. Tetangga lama tahu kebiasaan lingkungan, dari jadwal air sampai titik yang biasa tergenang.
  • Simpan nomor penting: ketua RT, pos keamanan, puskesmas atau klinik terdekat, dan pemadam kebakaran.
  • Laporkan kerusakan ke pengembang selama masa pemeliharaan, kalau rumah Anda rumah baru.

Kalau Anda masih mencari rumah untuk ditempati, daftar properti yang dipasarkan Vorneo ada di halaman properti.