Rumah kayu masih banyak berdiri di Kalimantan, dari rumah panggung tua di tepi sungai sampai rumah baru berdinding papan. Kayu sudah lama menjadi bahan rumah di sini, terutama untuk rumah panggung di tanah lunak dan lahan basah.
Rumah kayu yang dirawat bisa bertahan sangat lama. Rumah yang dibiarkan bisa lapuk dari bawah tanpa terlihat dari luar.
Panduan ini untuk pemilik dan calon pembeli rumah kayu, atau rumah dengan banyak bagian kayu. Isinya apa yang perlu diperiksa setiap tahun, dan kebiasaan kecil yang membuat kayu lebih awet di iklim yang panas dan lembap.
Musuh utama rumah kayu
- Lembap. Kayu yang terus basah, atau berganti basah dan kering, menjadi tempat jamur pelapuk tumbuh.
- Jamur pelapuk. Kayu yang lapuk menjadi empuk, rapuh, berubah warna, dan berbau apek.
- Rayap. Rayap tanah adalah hama yang paling umum. Rayap naik dari tanah lewat lorong tanah dan memakan kayu dari dalam.
- Matahari. Panas dan sinar matahari membuat permukaan kayu kusam dan retak, dan membuat cat cepat mengelupas, terutama di sisi barat.
- Api. Rumah kayu lebih mudah terbakar, dan api bisa cepat menjalar ke rumah di sebelahnya.
Musuh-musuh ini saling terkait. Kayu yang lembap lebih mudah lapuk, dan kayu yang lembap atau lapuk lebih disukai rayap. Karena itu, sebagian besar perawatan rumah kayu pada dasarnya adalah menjaga kayu tetap kering.
Ulin sangat awet dan tahan rayap. Namun, tidak semua bagian rumah memakai ulin, jadi perawatan tetap dibutuhkan. Tanda serangan rayap dan cara memeriksanya dibahas di panduan memeriksa rayap dan kayu lapuk.
Pemeriksaan tahunan
Sediakan satu hari setiap tahun, idealnya menjelang musim hujan, untuk berkeliling rumah dengan senter dan obeng. Tusuk kayu dengan obeng. Kayu sehat terasa keras, sedangkan kayu lapuk terasa empuk atau mudah tergores dalam.
Daftar yang perlu dilihat:
- Atap dan talang, termasuk genteng atau seng yang bergeser dan talang yang tersumbat.
- Plafon, untuk noda bekas bocor.
- Tiang dan kaki tiang, terutama bagian yang dekat tanah atau air.
- Kolong rumah, apakah kering, berangin, dan bebas sampah.
- Papan lantai dan dinding, terutama di kamar mandi, dapur, dan bawah jendela.
- Kusen pintu dan jendela, apakah ada celah, pelapukan, atau pintu yang mulai seret.
- Lapisan cat atau pernis, bagian mana yang mulai mengelupas atau kusam.
- Tanda rayap, seperti lorong tanah, serbuk kayu, dan sayap yang rontok.
- Kabel listrik, terutama yang menempel di kayu dan yang ada di atas plafon.
Catat temuannya dan ambil foto. Dari tahun ke tahun, catatan ini memperlihatkan bagian mana yang memburuk.
Kolong yang kering dan berangin
Pada rumah panggung, kolong adalah paru-paru rumah. Udara yang mengalir di bawah lantai membawa pergi lembap dari tanah dan dari kayu.
- Jangan menutup kolong rapat-rapat dengan dinding atau tumpukan barang. Kalau perlu ditutup, sisakan lubang angin yang cukup.
- Jangan menyimpan kayu bekas, kardus, atau barang lembap di kolong. Barang seperti ini mengundang rayap.
- Bersihkan tanaman liar dan sampah di bawah dan di sekitar rumah.
- Pastikan air tidak menggenang di bawah rumah setelah hujan.
Prinsip aliran udara di dalam rumah dibahas di panduan rumah sehat dengan sirkulasi udara baik.
Jauhkan tanah dan percikan air dari kayu
Kayu yang bersentuhan dengan tanah cepat lapuk dan mudah diserang rayap. Bagian bawah dinding juga sering basah karena percikan air hujan dari tanah.
- Beri jarak antara tanah dan kayu. Jangan menimbun tanah atau membuat bedeng tanaman yang menempel ke dinding papan.
- Pasang kerikil atau lantai keras di sepanjang jatuhnya air dari atap, supaya air tidak memercikkan tanah ke dinding.
- Rawat talang dan pipa turun. Arahkan buangannya menjauh dari tiang dan dinding.
- Pertahankan teritis atap yang cukup lebar untuk melindungi dinding dari hujan dan matahari.
Melapisi ulang cat, pernis, atau minyak
Lapisan pelindung adalah kulit rumah kayu. Ada tiga pilihan yang umum:
- Cat, yang paling melindungi dari matahari dan hujan karena menutup kayu sepenuhnya. Kekurangannya, serat kayu tidak terlihat, dan cat yang mengelupas harus dikerok sebelum dicat ulang.
- Pernis, yang memperlihatkan serat kayu. Di bagian luar yang kena matahari langsung, pernis lebih cepat retak dan mengelupas.
- Minyak atau pelapis yang meresap, yang masuk ke kayu dan tidak membentuk lapisan tebal. Mudah diulang tanpa dikerok, tetapi perlu diulang lebih sering.
Jangan menunggu jadwal tertentu. Lapisi ulang ketika lapisan mulai retak atau mengelupas, atau ketika kayu mulai kusam dan menyerap air. Tes sederhananya: teteskan air ke permukaan kayu. Kalau air langsung meresap, lapisannya sudah tidak melindungi.
Sisi yang kena hujan dan matahari langsung biasanya perlu dilapisi ulang lebih dulu daripada bagian dalam. Ikuti petunjuk pada kemasan produk soal persiapan permukaan dan jumlah lapisan.
Mengganti papan rusak dan mengawetkan kayu baru
Sebelum mengganti papan yang lapuk, cari tahu penyebabnya. Papan baru akan lapuk lagi kalau bocornya, percikan airnya, atau rayapnya belum ditangani.
Saat mengganti:
- Pakai kayu yang sama awetnya atau lebih awet, terutama untuk bagian yang dekat tanah dan air.
- Awetkan kayu yang kurang awet dengan bahan pengawet kayu sebelum dipasang.
- Lapisi semua sisi, termasuk ujung potongan, sebelum dipasang. Ujung kayu paling banyak menyerap air.
- Pakai paku dan baut yang tahan karat, supaya tidak meninggalkan noda dan tidak melemahkan sambungan.
Tiang yang lapuk di bagian kaki adalah pekerjaan untuk tukang berpengalaman, karena tiang menahan beban rumah. Jangan sekadar menambalnya dengan papan atau semen. Cara kerja rumah panggung dan bagian-bagiannya ada di mengenal rumah panggung khas Kalimantan.
Mencegah kebakaran
Rumah kayu tidak harus berbahaya, tetapi akibat kesalahan kecil di rumah kayu lebih besar.
- Periksa instalasi listrik. Kabel tua, sambungan yang hanya dililit isolasi, dan colokan yang bertumpuk perlu dibereskan.
- Jangan membebani satu stopkontak dengan banyak alat bertenaga besar.
- Jauhkan api terbuka, seperti obat nyamuk bakar, lilin, dan kompor, dari dinding dan tirai.
- Siapkan alat pemadam api ringan (APAR) di dapur, dan pastikan semua penghuni tahu cara memakainya.
- Pasang detektor asap di dekat kamar tidur.
- Kenali jalan keluar, dan jangan menghalangi pintu dengan barang.
- Simpan nomor pemadam kebakaran setempat di ponsel semua penghuni.
Langkah berikutnya
Sisihkan dana perawatan setiap tahun, jangan menunggu kerusakan besar. Mengganti satu papan dan mengecat ulang satu sisi rumah jauh lebih ringan daripada mengganti tiang atau lantai yang sudah lapuk, apalagi kalau bahannya ulin yang harganya tinggi.
Mulailah dengan satu pemeriksaan menyeluruh menjelang musim hujan berikutnya. Catat temuannya, lalu dahulukan perbaikan yang menyangkut air dan struktur.
Kalau Anda sedang menimbang membeli rumah kayu dan ingin bertanya, tim Vorneo bisa dihubungi lewat WhatsApp.