Tanah Dijual di Bati-Bati, Tanah Laut
Tanah di gerbang utara Tanah Laut ini diburu karena satu alasan: kawasan industrinya. Ini panduan sebelum Anda membeli.
Mau beli atau jual, kami dampingi dari awal sampai akad, gratis dan tanpa ribet.
Tim Vorneo Property
Biasanya membalas dalam hitungan menit
Agen lokal yang benar-benar paham Kalimantan Selatan. Ramah, responsif, dan tidak menekan.
+62 851-2699-4509
Bagaimana Kami Membantu Anda
Cerita ke kami
Kabari lewat WhatsApp: mau beli atau jual, di mana, dan apa kebutuhan Anda.
Kami nilai dengan jujur
Bantu tentukan harga wajar, cek legalitas, dan susun rencana yang pas.
Kami carikan atau pasarkan
Pembeli kami carikan yang cocok; penjual kami pasarkan ke jaringan luas.
Dampingi sampai akad
Kami temani survei dan negosiasi hingga proses selesai dengan tenang.
Bati-Bati berbeda dari kecamatan lain di Tanah Laut karena permintaan tanahnya sebagian besar digerakkan oleh kawasan industri yang sudah berkembang sejak dekade 1990-an, bukan oleh perluasan kota atau wisata pantai. Investor yang melirik tanah di sini umumnya menyasar lahan untuk pergudangan, tempat tinggal pekerja, atau usaha pendukung pabrik.
Kavling di sepanjang koridor Jalan A. Yani, terutama dekat simpang menuju kawasan industri, umumnya dijual sekitar Rp300 ribu hingga Rp800 ribu per meter persegi. Frontage langsung di jalan utama ini bisa mencapai Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per meter, sementara tanah di kawasan seperti Padang Luas atau Ujung Batu yang lebih jauh dari simpang utama masih jauh lebih murah.
Karena tanah di Bati-Bati umumnya dataran, bukan rawa gambut, kebutuhan urug relatif minim dibanding tanah di Barito Kuala atau Banjarmasin. Namun karena permintaannya banyak terkait kawasan industri, periksa peruntukan lahan dalam tata ruang, apakah untuk industri, komersial, atau permukiman, sebelum membeli, karena ketiganya punya aturan dan potensi nilai yang berbeda.
Legalitas tetap penting diperiksa. Tanah di kawasan yang lebih jauh dari koridor A. Yani, seperti Kait-Kait bagian dalam atau Bentok, kadang masih berstatus girik atau segel yang belum ditingkatkan ke SHM. Pastikan batas patok sesuai dokumen dan tidak ada tumpang tindih klaim sebelum bertransaksi.
Vorneo Property membantu Anda menyaring kavling yang legal di Bati-Bati, baik untuk kebutuhan industri maupun hunian, serta mendampingi pengecekan sertifikat. Punya tanah di Bati-Bati dan ingin menjualnya? Kami bantu memasarkannya. Mulai lewat WhatsApp.
Pertanyaan Umum
Berapa harga tanah per meter di Bati-Bati?
Kavling di koridor Jalan A. Yani umumnya Rp300 ribu hingga Rp800 ribu per meter, sedangkan frontage jalan utama bisa mencapai Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per meter. Kami bisa carikan plot sesuai kebutuhan Anda.
Kenapa tanah di Bati-Bati diminati investor?
Terutama karena kawasan industrinya yang sudah berkembang sejak lama, menciptakan permintaan lahan untuk pergudangan, usaha pendukung pabrik, dan hunian pekerja.
Apakah tanah di Bati-Bati perlu diurug sebelum dibangun?
Umumnya lebih sedikit dibanding lahan rawa di Banjarmasin atau Barito Kuala, karena tanahnya didominasi dataran. Tetap cek kondisi lahan spesifik sebelum membeli.
Apa yang perlu dicek sebelum membeli tanah untuk usaha di Bati-Bati?
Pastikan peruntukan lahan sesuai tata ruang (industri, komersial, atau permukiman), status legalitas sertifikat, dan akses jalan menuju kawasan industri, karena ini memengaruhi nilai dan kelayakan usaha Anda.
Titipkan Properti Anda
Tim Vorneo siap membantu lewat WhatsApp, konsultasi gratis, tanpa biaya di awal.
Wilayah Terdekat