Lewati ke konten utama
Vorneo Property
Alat Bantu

Simulasi KPR

Hitung perkiraan cicilan bulanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Anda. Atur harga, uang muka, jangka waktu, dan suku bunga untuk melihat gambarannya seketika.

Uang Muka (DP)20%
Rp 160.000.000
Jangka Waktu15 tahun
Suku Bunga9% / thn

Cicilan / bulan

Rp 6.491.306

Pokok 55%Bunga 45%
Uang Muka (DP)
Rp 160.000.000
Pokok Pinjaman
Rp 640.000.000
Total Bunga
Rp 528.435.105
Total Pembayaran
Rp 1.168.435.105
Lihat Properti Dijual

Estimasi metode anuitas untuk gambaran awal, bukan penawaran resmi. Suku bunga, biaya, dan persetujuan akhir mengikuti ketentuan bank.

Panduan Singkat

Memahami KPR

Informasi umum untuk membantu Anda memahami cara kerja KPR, bukan nasihat keuangan.

Uang Muka (DP)

Bagian harga yang Anda bayar di depan, biasanya 10–30%. Uang muka yang lebih besar berarti pokok pinjaman lebih kecil dan cicilan lebih ringan.

Jangka Waktu (Tenor)

Lama masa cicilan, umumnya hingga 15–25 tahun. Jangka waktu yang lebih panjang membuat cicilan bulanan lebih ringan, tetapi total bunganya menjadi lebih besar.

Suku Bunga

Banyak bank menawarkan bunga tetap (fixed) di tahun-tahun awal, lalu berubah mengikuti pasar (floating). KPR syariah memakai margin tetap.

Jenis KPR

KPR konvensional, KPR syariah, dan KPR subsidi lewat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk pembeli rumah pertama yang memenuhi syarat. Tanah atau kavling juga bisa dibiayai lewat Kredit Pemilikan Tanah (KPT).

Biaya lain di luar harga

Selain uang muka dan cicilan, siapkan dana untuk biaya-biaya berikut saat proses pembelian:

  • Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak yang ditanggung pembeli, umumnya 5% dari nilai di atas batas Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP).
  • Biaya notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), Akta Jual Beli (AJB), dan Bea Balik Nama (BBN) sertifikat.
  • Provisi, biaya administrasi, dan biaya penilaian (appraisal) dari bank.
  • Asuransi jiwa dan asuransi kebakaran selama masa kredit.

Sebelum mengajukan KPR

  • Jaga total cicilan (termasuk utang lain) di kisaran 30–35% penghasilan bulanan.
  • Periksa riwayat kredit Anda di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum mengajukan.
  • Siapkan uang muka dan dana cadangan untuk biaya-biaya di atas.
  • Bandingkan penawaran beberapa bank: bunga tetap, jangka waktu, dan total biaya.
  • Pastikan dokumen penghasilan dan legalitas properti lengkap.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah hasil simulasi ini akurat?

Ini estimasi metode anuitas untuk gambaran awal. Angka akhirnya (suku bunga, biaya, dan persetujuan) ditentukan oleh bank.

Berapa uang muka minimal untuk KPR?

Bergantung pada bank dan programnya, umumnya sekitar 10–30% dari harga. Program subsidi tertentu bisa lebih rendah.

Apa beda bunga tetap (fixed) dan mengambang (floating)?

Bunga tetap berarti besarnya tidak berubah selama periode tertentu, misalnya beberapa tahun pertama. Setelah itu bunganya mengambang, mengikuti suku bunga pasar.

Apa itu SLIK atau BI Checking?

Catatan riwayat kredit Anda di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bank memakainya untuk menilai kelayakan sebelum menyetujui KPR.

Apakah tanah bisa dibeli dengan KPR?

Bisa, melalui Kredit Pemilikan Tanah (KPT). Syarat dan jangka waktunya biasanya berbeda dari KPR rumah.