---
title: "Uang Jaminan Sewa Rumah: Besarnya, Aturannya, dan Cara Mengembalikannya"
description: "Panduan uang jaminan sewa untuk pemilik dan penyewa: menentukan besarnya, menulis syaratnya, memeriksa rumah saat masuk dan keluar, lalu mengembalikannya."
url: "https://vorneo.id/artikel/uang-jaminan-sewa-rumah/"
lang: "id"
image: "https://images.unsplash.com/photo-1735547876935-7be80eae1c88?auto=format&fit=crop&w=1280&q=70"
---

# Uang Jaminan Sewa Rumah: Besarnya, Aturannya, dan Cara Mengembalikannya

Vorneo Property · [Jual & Sewa](https://vorneo.id/artikel/topik/jual-sewa/) · 2026-10-25

Uang jaminan adalah salah satu sumber selisih paling umum antara pemilik rumah dan penyewa. Pemilik merasa rumahnya dikembalikan dalam kondisi lebih buruk, penyewa merasa kerusakan itu sudah ada sejak awal. Hampir semua perselisihan ini bisa dicegah dengan aturan tertulis dan pemeriksaan yang rapi. Artikel ini membahas uang jaminan dari kedua sisi, untuk pemilik maupun penyewa.

## Apa Itu Uang Jaminan Sewa

Uang jaminan, sering juga disebut deposit, adalah sejumlah uang yang diserahkan penyewa kepada pemilik di awal masa sewa. Uang ini bukan bagian dari harga sewa. Fungsinya untuk menutup kerugian yang mungkin ditinggalkan penyewa, misalnya:

- Kerusakan di luar keausan wajar
- Tagihan listrik, air, atau internet yang belum dibayar saat penyewa keluar
- Kunci yang hilang atau tidak dikembalikan
- Biaya membersihkan rumah yang ditinggalkan sangat kotor

Kalau semua itu tidak terjadi, uang jaminan dikembalikan utuh kepada penyewa.

## Kebiasaan di Kalimantan Selatan

Di banyak kota di Kalimantan Selatan, rumah sewa dibayar setahun di muka. Pada skema ini, sebagian pemilik merasa tidak perlu meminta jaminan karena sewa sudah lunas. Namun ini berarti pemilik tidak punya pegangan kalau ada tagihan listrik yang tertinggal atau kerusakan di akhir masa sewa.

Untuk kontrakan petak, kos, dan sewa bulanan, uang jaminan lebih umum dan biasanya setara satu bulan sewa. Tidak ada aturan yang mewajibkan angka tertentu, jadi besarnya bergantung pada kesepakatan. Kalau Anda masih menimbang skema pembayarannya, baca [sewa tahunan atau bulanan](/artikel/sewa-tahunan-atau-bulanan/).

## Menentukan Besarnya

Beberapa hal yang bisa jadi pertimbangan:

- **Isi rumah.** Rumah yang disewakan lengkap dengan perabot, pendingin ruangan, dan perlengkapan dapur wajar meminta jaminan lebih besar daripada rumah kosong.
- **Tagihan yang ikut rumah.** Kalau listrik memakai meteran pascabayar atau air dari PDAM ditagih bulanan, jaminan bisa menutup tagihan terakhir yang baru datang setelah penyewa pergi.
- **Lama sewa.** Sewa pendek dengan penyewa yang sering berganti punya risiko lebih tinggi.
- **Pasar sekitar.** Jaminan yang jauh di atas kebiasaan setempat bisa membuat calon penyewa mundur.

Untuk penyewa, jangan ragu menanyakan dasar angka yang diminta. Pemilik yang jelas aturannya biasanya juga jelas saat mengembalikan.

## Tulis Syaratnya di Perjanjian

Uang jaminan yang hanya disepakati secara lisan hampir pasti menimbulkan masalah. Masukkan poin berikut ke perjanjian sewa:

- Besar uang jaminan dan tanggal penyerahannya
- Untuk apa saja jaminan boleh dipotong
- Apa yang dianggap keausan wajar dan tidak dipotong
- Batas waktu pengembalian setelah penyewa keluar
- Cara pengembalian, misalnya transfer ke rekening atas nama penyewa
- Apakah jaminan boleh dipakai untuk sewa bulan terakhir

Berikan kuitansi saat menerima uang jaminan, terpisah dari kuitansi sewa. Contoh isi perjanjian yang lengkap ada di artikel [isi surat perjanjian sewa](/artikel/isi-surat-perjanjian-sewa/).

## Keausan Wajar atau Kerusakan

Ini bagian yang paling sering diperdebatkan. Rumah yang ditinggali setahun pasti berubah. Patokan sederhananya:

Keausan wajar, biasanya tidak dipotong:

- Cat dinding sedikit kusam atau ada bekas gesekan ringan
- Lantai sedikit tergores karena pemakaian biasa
- Engsel pintu yang longgar karena sering dipakai
- Lampu yang mati karena umur

Kerusakan, bisa dipotong dari jaminan:

- Dinding berlubang karena paku besar atau bekas benturan
- Keramik pecah, kaca jendela retak
- Pintu atau kunci rusak karena dipaksa
- Noda atau bau yang tidak hilang dengan pembersihan biasa
- Perabot milik pemilik yang hilang atau rusak berat

Di Banjarmasin yang lembap, jamur di dinding dan plafon bisa muncul tanpa kesalahan penyewa, misalnya karena atap rembes. Kerusakan akibat kondisi bangunan seperti ini menjadi tanggung jawab pemilik, bukan dipotong dari jaminan. Hal yang sama berlaku untuk kerusakan akibat banjir yang bukan kelalaian penyewa.

## Periksa Rumah Saat Masuk

Pemeriksaan di awal adalah pelindung terbaik untuk kedua pihak. Lakukan bersama-sama sebelum penyewa memindahkan barang:

- Foto dan rekam video setiap ruangan, termasuk lantai, dinding, plafon, kamar mandi, dan dapur
- Catat kerusakan yang sudah ada, sekecil apa pun
- Catat angka meteran listrik dan air
- Catat jumlah kunci yang diserahkan
- Kalau rumah berisi perabot, buat daftar barang beserta kondisinya

Tanda tangani catatan ini oleh kedua pihak dan simpan masing-masing satu salinan. Foto yang disimpan di grup percakapan berdua juga membantu karena ada tanggalnya.

## Periksa Lagi Saat Keluar

Menjelang akhir sewa, jadwalkan pemeriksaan akhir dengan penyewa. Bandingkan kondisi rumah dengan catatan saat masuk. Cek meteran, kumpulkan kunci, dan tanyakan tagihan yang mungkin masih berjalan.

Kalau ada kerusakan, bicarakan langsung di tempat. Tunjukkan foto awal sebagai pembanding. Penyewa yang melihat buktinya sendiri biasanya lebih mudah menerima potongan yang adil.

## Mengembalikan dengan Adil

Setelah pemeriksaan, kembalikan uang jaminan sesuai batas waktu yang disepakati. Kalau ada potongan:

- Tulis rinciannya: jenis kerusakan, biaya perbaikan, dan bukti seperti nota tukang atau toko
- Potong sesuai biaya yang wajar, bukan biaya renovasi yang sekaligus memperbarui rumah
- Kembalikan sisanya tepat waktu, jangan ditahan sampai penyewa baru masuk

Pemilik yang adil soal uang jaminan biasanya mendapat nama baik di kalangan penyewa. Itu berguna saat mencari penyewa berikutnya, karena banyak orang di kota seperti Banjarmasin dan Banjarbaru mencari rumah lewat rekomendasi kenalan.

## Kalau Terjadi Selisih

Kalau pemilik dan penyewa tidak sepakat, cobalah bicara dengan tenang sambil melihat catatan dan foto. Kalau masih buntu, Ketua RT atau pengurus lingkungan sering bisa membantu menengahi. Langkah hukum untuk nilai yang kecil biasanya tidak sebanding dengan waktu dan biayanya, jadi pencegahan lewat perjanjian dan foto jauh lebih penting.

Panduan umum untuk pemilik ada di [menyewakan rumah dengan aman](/artikel/menyewakan-rumah-aman/), dan untuk penyewa di [tips menyewa rumah](/artikel/tips-menyewa-rumah/).

## Penutup

Uang jaminan yang jelas melindungi pemilik dan penyewa sekaligus. Tentukan besarnya dengan wajar, tulis untuk apa saja boleh dipotong, foto kondisi rumah saat masuk, periksa bersama saat keluar, dan kembalikan tepat waktu dengan rincian yang jujur.

Kalau Anda sedang menyewakan atau mencari rumah sewa di Kalimantan Selatan, Vorneo Property bisa membantu menyiapkan langkah-langkahnya.

## Pertanyaan Umum

### Berapa besar uang jaminan sewa rumah yang wajar?

Tidak ada angka baku. Untuk sewa bulanan, banyak pemilik meminta setara satu bulan sewa. Untuk sewa tahunan yang dibayar di muka, sebagian pemilik tidak meminta jaminan sama sekali, sebagian lain meminta jumlah tertentu untuk menutup tagihan listrik, air, dan kerusakan. Yang penting angkanya disepakati dan ditulis.

### Bolehkah uang jaminan dipakai untuk membayar sewa bulan terakhir?

Hanya kalau disepakati di perjanjian. Tanpa kesepakatan, pemilik bisa menolak karena jaminan itu dimaksudkan untuk menutup kerusakan atau tagihan yang tertinggal setelah penyewa keluar.

### Kapan uang jaminan harus dikembalikan?

Sebaiknya sesuai batas waktu yang ditulis di perjanjian, misalnya beberapa hari setelah pemeriksaan akhir dan tagihan terakhir dicek. Kalau ada potongan, pemilik sebaiknya menjelaskan rinciannya secara tertulis.

## Artikel Terkait

- [Menjual Rumah yang Perlu Renovasi: Perbaiki Dulu atau Jual Apa Adanya?](https://vorneo.id/artikel/menjual-rumah-yang-perlu-renovasi/)
- [Menjual Rumah Sendiri Tanpa Agen: Langkah, Risiko, dan Kapan Agen Membantu](https://vorneo.id/artikel/menjual-rumah-tanpa-agen/)
- [Menyewakan Rumah untuk Mess Karyawan Perusahaan: Kontrak, Tagihan, dan Pajak](https://vorneo.id/artikel/menyewakan-rumah-untuk-mess-karyawan/)

```json
{
  "@context": "https://schema.org",
  "@graph": [
    {
      "@type": "Article",
      "headline": "Uang Jaminan Sewa Rumah: Besarnya, Aturannya, dan Cara Mengembalikannya",
      "description": "Panduan uang jaminan sewa untuk pemilik dan penyewa: menentukan besarnya, menulis syaratnya, memeriksa rumah saat masuk dan keluar, lalu mengembalikannya.",
      "datePublished": "2026-10-25T00:00:00.000Z",
      "dateModified": "2026-10-25T00:00:00.000Z",
      "author": {
        "@type": "RealEstateAgent",
        "@id": "https://vorneo.id/#agency",
        "name": "Vorneo Property",
        "url": "https://vorneo.id/"
      },
      "image": "https://images.unsplash.com/photo-1735547876935-7be80eae1c88?auto=format&fit=crop&w=1280&q=70",
      "inLanguage": "id-ID",
      "publisher": {
        "@type": "RealEstateAgent",
        "@id": "https://vorneo.id/#agency",
        "name": "Vorneo Property",
        "url": "https://vorneo.id/",
        "logo": {
          "@type": "ImageObject",
          "url": "https://vorneo.id/icons/icon-512.png",
          "width": 512,
          "height": 512
        }
      },
      "mainEntityOfPage": "https://vorneo.id/artikel/uang-jaminan-sewa-rumah/"
    },
    {
      "@type": "FAQPage",
      "mainEntity": [
        {
          "@type": "Question",
          "name": "Berapa besar uang jaminan sewa rumah yang wajar?",
          "acceptedAnswer": {
            "@type": "Answer",
            "text": "Tidak ada angka baku. Untuk sewa bulanan, banyak pemilik meminta setara satu bulan sewa. Untuk sewa tahunan yang dibayar di muka, sebagian pemilik tidak meminta jaminan sama sekali, sebagian lain meminta jumlah tertentu untuk menutup tagihan listrik, air, dan kerusakan. Yang penting angkanya disepakati dan ditulis."
          }
        },
        {
          "@type": "Question",
          "name": "Bolehkah uang jaminan dipakai untuk membayar sewa bulan terakhir?",
          "acceptedAnswer": {
            "@type": "Answer",
            "text": "Hanya kalau disepakati di perjanjian. Tanpa kesepakatan, pemilik bisa menolak karena jaminan itu dimaksudkan untuk menutup kerusakan atau tagihan yang tertinggal setelah penyewa keluar."
          }
        },
        {
          "@type": "Question",
          "name": "Kapan uang jaminan harus dikembalikan?",
          "acceptedAnswer": {
            "@type": "Answer",
            "text": "Sebaiknya sesuai batas waktu yang ditulis di perjanjian, misalnya beberapa hari setelah pemeriksaan akhir dan tagihan terakhir dicek. Kalau ada potongan, pemilik sebaiknya menjelaskan rinciannya secara tertulis."
          }
        }
      ]
    }
  ]
}
```
